Harga Grosir dan Eceran: Cara Jual per Pcs, Pak, dan Dus Tanpa Bingung
Cara mengatur harga grosir dan eceran di toko sembako: hitung dari modal per dus, buat harga bertingkat, dan jual per pcs, pak, atau dus tanpa stok kacau.
Harga grosir dan eceran adalah dua harga untuk barang yang sama: harga eceran untuk pembeli satuan, harga grosir yang lebih murah per unit untuk pembeli dalam jumlah banyak. Cara menyusunnya: hitung modal per pcs dari harga beli per dus, tentukan harga eceran, lalu buat harga grosir yang tetap untung.
Panduan ini memakai contoh toko sembako yang menjual per pcs, per pak, dan per dus. Ada juga cara menjaga stok tetap rapi dan cara mengaturnya di aplikasi kasir iPhone atau iPad.
Kenapa toko sembako perlu harga grosir dan eceran
Pembeli toko sembako beragam. Ibu rumah tangga membeli dua bungkus mi, pemilik warung kecil membeli satu dus untuk dijual lagi.
Kalau semua dikenakan harga eceran, pembeli partai besar bisa pindah ke toko lain. Kalau harga grosir diberikan sembarangan, laba Anda tergerus tanpa terasa.
Aturan harga yang tertulis juga memudahkan kasir. Kasir tidak perlu menebak atau bertanya setiap kali ada pembeli yang mengambil banyak.
Mengenal satuan pcs, pak, dan dus
- Pcs adalah satuan terkecil yang dijual, misalnya satu bungkus mi atau satu botol air.
- Pak adalah kemasan berisi beberapa pcs, misalnya pak isi 5. Di beberapa barang namanya renceng atau ikat.
- Dus adalah karton dari supplier, misalnya isi 24 atau isi 40.
Isi dus dan pak berbeda antarmerek, bahkan antarukuran. Selalu cek isi di kemasan atau nota supplier, jangan mengandalkan ingatan.
Contoh menghitung harga eceran dan grosir dari modal per dus
Misalkan Anda membeli mi instan goreng seharga Rp 112.000 per dus isi 40 bungkus. Angka di bawah ini hanya contoh, sesuaikan dengan modal dan pasar di sekitar toko Anda.
- Hitung modal per pcs. Rp 112.000 ÷ 40 = Rp 2.800 per bungkus.
- Tentukan harga eceran. Misalnya Rp 3.500 per bungkus. Laba Rp 700, atau 25% dari modal.
- Tentukan harga grosir per pcs. Misalnya Rp 3.200 bila membeli minimal 10 bungkus. Laba Rp 400 per bungkus.
- Tentukan harga per pak dan per dus. Pak isi 5 seharga Rp 16.000, dan dus isi 40 seharga Rp 124.000.
| Cara jual | Isi | Harga jual | Harga per pcs | Modal | Laba |
|---|---|---|---|---|---|
| Eceran | 1 pcs | Rp 3.500 | Rp 3.500 | Rp 2.800 | Rp 700 |
| Pak | 5 pcs | Rp 16.000 | Rp 3.200 | Rp 14.000 | Rp 2.000 |
| Grosir (min. 10 pcs) | 1 pcs | Rp 3.200 | Rp 3.200 | Rp 2.800 | Rp 400 |
| Dus | 40 pcs | Rp 124.000 | Rp 3.100 | Rp 112.000 | Rp 12.000 |
Perhatikan polanya: makin banyak yang dibeli, makin murah harga per pcs, tapi tidak pernah di bawah modal Rp 2.800. Laba per dus Rp 12.000 sama dengan 10,7% dari modal, lebih tipis dari eceran, tapi barang keluar sekaligus 40 bungkus.
Harga pak sengaja disamakan dengan harga grosir per pcs. Dua pak berisi 10 bungkus seharga 2 × Rp 16.000 = Rp 32.000, sama dengan 10 × Rp 3.200. Pembeli tidak bingung, dan kasir tidak perlu berdebat soal mana yang lebih murah.
Bila ingin memahami beda markup dan margin lebih dalam, baca panduan cara menentukan harga jual.
Harga bertingkat: kapan harga grosir berlaku
Harga bertingkat artinya harga per unit turun saat jumlah pembelian mencapai batas tertentu. Ada tiga aturan yang umum dipakai toko sembako.
- Berdasarkan jumlah. Beli minimal 10 pcs, harga per pcs turun. Contoh: 12 bungkus × Rp 3.200 = Rp 38.400, bukan 12 × Rp 3.500 = Rp 42.000. Pembeli hemat Rp 3.600.
- Berdasarkan satuan. Beli per pak atau per dus otomatis dapat harga kemasan itu.
- Berdasarkan pelanggan. Pemilik warung atau reseller langganan selalu dapat harga grosir, berapa pun jumlah belanjanya.
Jangan membuat terlalu banyak tingkat. Dua atau tiga tingkat sudah cukup dan mudah diingat kasir maupun pembeli.
Tips: Tulis aturan harga grosir di kertas dekat meja kasir, misalnya "Grosir mulai 10 bungkus". Pembeli jadi tahu sejak awal dan tidak merasa dibeda-bedakan.
Stok selalu dalam satuan terkecil
Ini aturan dasar saat menjual per pcs, pak, dan dus. Simpan stok dalam satu satuan saja, yaitu satuan terkecil.
Contoh: di gudang ada 3 dus isi 40 dan 17 bungkus lepas. Stoknya dicatat 3 × 40 + 17 = 137 pcs, bukan "3 dus dan 17 pcs". Saat satu dus terjual, stok berkurang 40 menjadi 97 pcs.
Kalau dus dan pcs dicatat sebagai dua barang terpisah, stok cepat kacau. Dus yang dibuka untuk eceran tidak pernah dipindahkan catatannya, dan selisih muncul saat opname. Pola ini dibahas di artikel penyebab selisih stok.
Barcode berbeda untuk dus dan pcs
Kemasan dus biasanya punya barcode sendiri, berbeda dari barcode di bungkus satuan. Daftarkan keduanya. Saat kasir memindai barcode dus, yang masuk keranjang adalah satu dus dengan harga dus, dan stok berkurang sesuai isinya.
Kalau dus belum punya barcode, Anda bisa mencetak label barcode sendiri. Cara memindai dengan kamera dibahas di panduan scan barcode dengan iPhone dan iPad.
Kesalahan yang sering terjadi
- Harga beli naik, harga grosir lupa diubah. Harga eceran biasanya cepat disesuaikan, harga grosir dan harga dus sering tertinggal. Setiap kali modal naik, cek ketiga harga sekaligus.
- Isi dus salah. Dus isi 40 dicatat isi 48, atau sebaliknya. Harga per pcs dan stok jadi ikut salah.
- Harga grosir untuk kenalan tanpa aturan. Lama-lama pembeli lain merasa tidak adil. Pakai aturan yang sama untuk semua, atau tetapkan siapa saja pelanggan grosir.
- Dus dan pcs dicatat sebagai dua produk. Stok keduanya tidak pernah sinkron saat dus dibuka untuk eceran.
Cara mengatur harga grosir dan eceran di KasirPOS
KasirPOS adalah aplikasi kasir iPhone dan iPad yang gratis. Pengaturan harga dan satuan dikerjakan dari halaman produk di tab Produk.
Harga eceran dan harga grosir otomatis
Isi Harga Jual sebagai harga eceran, Harga Modal, dan Satuan terkecil, misalnya pcs. Lalu isi Harga Grosir beserta jumlah minimumnya. Saat jumlah di keranjang mencapai minimum, harga grosir dipakai otomatis.
Satuan tambahan: pak dan dus
Tambahkan satuan lain seperti pak atau dus. Setiap satuan punya isi, harga, dan barcode sendiri. Stok tetap dihitung dalam satuan terkecil, jadi menjual satu dus isi 40 mengurangi stok 40 pcs.

Harga khusus grosir untuk pelanggan tertentu
Untuk pemilik warung atau reseller langganan, simpan datanya di Lainnya › Pelanggan & Member dan atur agar pelanggan itu mendapat harga grosir. Saat pelanggan dipilih di transaksi, harga grosir berlaku untuk produk yang punya harga grosir.
Ubah ke harga grosir langsung di keranjang
Kadang ada pengecualian, misalnya pembeli baru yang belanja banyak tapi belum mencapai minimum. Ketuk nama item di keranjang untuk mengubah jumlah, memilih harga grosir, memberi diskon per item, atau menambah catatan.
Untuk reseller, Anda juga bisa mengirim daftar harga lewat Lainnya › Kirim Katalog ke WhatsApp dengan pilihan menampilkan harga grosir. Penjelasan menu produk lainnya ada di bantuan produk.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Berapa selisih harga grosir dan eceran yang wajar?
Tidak ada angka baku. Patokannya: harga grosir per pcs harus tetap di atas modal, dan selisihnya cukup menarik bagi pembeli partai besar. Hitung dulu modal per pcs dari harga per dus, lalu bandingkan dengan harga toko lain di sekitar Anda. Mulai dari selisih kecil dan evaluasi setelah sebulan.
Bagaimana cara jual per dus dan per pcs di aplikasi kasir iPhone?
Buat produk dengan satuan terkecil, misalnya pcs, lalu tambahkan satuan dus dengan isi, harga, dan barcode sendiri. Di KasirPOS untuk iPhone dan iPad, pengaturannya ada di halaman produk. Saat dus terjual, stok berkurang sesuai isi dus, sehingga stok pcs dan dus tidak perlu dicatat terpisah.
Apakah harga grosir bisa otomatis di aplikasi kasir?
Bisa, asalkan aplikasinya mendukung jumlah minimum. Di KasirPOS, isi Harga Grosir dan jumlah minimum di halaman produk. Saat jumlah barang di keranjang mencapai minimum, harga grosir langsung dipakai tanpa kasir mengetik ulang harga. Kasir tetap bisa memilih harga grosir secara manual dengan mengetuk nama item di keranjang.
Bisakah harga grosir hanya diberikan ke pelanggan tertentu?
Bisa. Simpan pelanggan seperti pemilik warung atau reseller di daftar pelanggan, lalu atur agar mereka mendapat harga grosir. Di KasirPOS untuk iPhone dan iPad, pengaturannya ada di Lainnya, Pelanggan & Member. Saat pelanggan itu dipilih di transaksi, harga grosir berlaku untuk produk yang punya harga grosir.