Cara Menagih Utang Lewat WA yang Sopan, Plus 8 Contoh Pesan

Cara menagih utang lewat WA tanpa merusak hubungan: etika, waktu kirim, 8 contoh pesan menagih utang yang sopan, dan cara kirim rincian nota dari iPhone.

Cara menagih utang lewat WA yang sopan: kirim pesan pribadi di jam yang wajar, sapa dengan nama, sebutkan rincian yang jelas (nomor nota, tanggal, dan sisa utang), tawarkan cara bayar, lalu tutup dengan terima kasih. Pesan yang jelas dan ramah memudahkan pelanggan membayar tanpa merasa dipermalukan.

Di bawah ini ada etika menagih, delapan contoh pesan siap pakai, dan cara mengirim rincian utang langsung dari iPhone atau iPad.

Kenapa menagih kasbon warung lewat WhatsApp

Menagih langsung di depan pembeli lain sering membuat suasana canggung. Pelanggan merasa malu, pemilik warung merasa tidak enak. Pesan WhatsApp memberi ruang bagi keduanya.

Ada keuntungan lain. Pelanggan bisa membaca rinciannya dengan tenang, dan ada jejak tertulis kapan Anda mengingatkan.

Anda juga bisa melampirkan bukti nota berupa struk digital, sehingga tidak ada perdebatan soal angka. Syaratnya, nomor WhatsApp pelanggan harus tercatat sejak awal. Minta nomornya saat pertama kali memberi kasbon.

Etika menagih utang pelanggan

  • Kirim di jam wajar. Pagi menjelang siang atau sore hari. Hindari larut malam, subuh, dan jam istirahat.
  • Kirim secara pribadi. Jangan menagih di grup WhatsApp, status, atau media sosial. Menyebut utang seseorang di depan umum bisa mempermalukannya dan merusak hubungan.
  • Pakai sapaan hormat. Bapak, Ibu, Mas, Mbak, atau sapaan yang biasa Anda pakai di warung.
  • Pastikan rincian benar. Cek nomor nota, tanggal, dan sisa utang sebelum mengirim. Satu angka yang salah bisa membuat pelanggan meragukan semua catatan Anda.
  • Satu pesan, lalu beri waktu. Jangan mengirim pesan beruntun. Tunggu dua atau tiga hari sebelum mengingatkan lagi.
  • Tegas boleh, mengancam jangan. Nada yang tenang lebih mungkin dibalas.
  • Tawarkan jalan keluar. Cicilan sering lebih realistis daripada menunggu pelunasan sekaligus.

Panduan ini membahas cara menagih yang sopan untuk kasbon sehari-hari, bukan sisi hukumnya. Untuk utang dalam jumlah besar atau sengketa, mintalah saran dari pihak yang berwenang.

8 contoh pesan menagih utang yang sopan

Ganti tulisan di dalam kurung siku dengan data pelanggan. Sesuaikan juga sapaan dan gaya bahasanya dengan kebiasaan di warung Anda.

1. Pengingat ramah sebelum jatuh tempo

Selamat pagi, [Nama]. Ini dari [nama toko]. Sekadar mengingatkan, kasbon nota [nomor nota] tanggal [tanggal] sebesar [sisa] jatuh tempo pada [tanggal jatuh tempo]. Terima kasih sudah jadi langganan kami.

2. Saat jatuh tempo

Selamat siang, [Nama]. Hari ini kasbon nota [nomor nota] sudah jatuh tempo, sisanya [sisa]. Bisa dibayar langsung di warung, atau lewat transfer dan QRIS. Kabari kami kalau sudah, ya. Terima kasih.

3. Sudah lewat jatuh tempo

Selamat sore, [Nama]. Mohon maaf mengganggu. Kasbon nota [nomor nota] tanggal [tanggal] masih tersisa [sisa] dan sudah lewat dari jatuh tempo [tanggal jatuh tempo]. Kira-kira kapan bisa dibayar? Kami tunggu kabarnya.

4. Menawarkan cicilan

Selamat siang, [Nama]. Kami paham kebutuhan sedang banyak. Sisa kasbon [sisa] boleh dicicil, misalnya [jumlah cicilan] per minggu sampai lunas. Kalau cocok, cicilan pertama bisa mulai [tanggal]. Bagaimana?

5. Pelanggan lama yang sudah akrab

Bu [Nama], apa kabar? Mau mengingatkan saja, bon tanggal [tanggal] masih [sisa], ya. Tidak buru-buru, kalau pas mampir sekalian saja. Terima kasih, Bu.

6. Konfirmasi setelah menerima cicilan

Terima kasih, [Nama]. Cicilan [jumlah cicilan] untuk nota [nomor nota] sudah kami terima hari ini. Sisa kasbon sekarang [sisa]. Semoga sehat selalu.

7. Pengingat terakhir yang tegas tapi sopan

Selamat siang, [Nama]. Kami sudah beberapa kali mengingatkan soal kasbon nota [nomor nota] dengan sisa [sisa]. Mohon dilunasi atau mulai dicicil paling lambat [tanggal]. Sampai ada pembayaran, mohon maaf, kami belum bisa memberi kasbon baru. Terima kasih atas pengertiannya.

8. Terima kasih setelah lunas

Terima kasih, [Nama]. Kasbon nota [nomor nota] sudah lunas hari ini. Senang bisa melayani, ditunggu belanja berikutnya di [nama toko].

Menyesuaikan template tagihan WhatsApp

Contoh di atas bisa langsung dipakai, tapi pesan yang terasa personal lebih mudah dibalas. Perhatikan beberapa hal ini:

  • Singkat saja. Tiga sampai lima kalimat sudah cukup. Rincian barang lebih baik dikirim sebagai lampiran struk.
  • Cek nama sebelum kirim. Pesan dengan nama yang salah terasa seperti pesan massal.
  • Sebutkan cara bayar. Kalau menerima transfer atau QRIS, tulis di pesan supaya pelanggan tidak perlu bertanya.
  • Bahasa daerah boleh. Kalau pelanggan Anda biasa berbahasa daerah, pesan terasa lebih akrab.
  • Simpan templatnya di catatan HP, supaya tinggal menyalin dan mengganti data.

Cara menagih utang lewat WA dari KasirPOS di iPhone

Tagihan yang benar dimulai dari catatan yang rapi. KasirPOS, aplikasi kasir iPhone dan iPad yang gratis, mencatat kasbon otomatis di Buku Utang. Jadi Anda tidak perlu menghitung sisa utang dengan tangan.

Lihat dulu siapa yang perlu ditagih

Buka Lainnya › Buku Utang Pelanggan dan pilih filter belum lunas. Total utang yang belum dibayar tampil di bagian atas, dan daftarnya dikelompokkan per pelanggan.

Cari nama pelanggan atau nomor nota untuk melihat sisa dan riwayat pembayarannya.

Buku Utang KasirPOS dengan total utang belum dibayar Rp 175.250 dari 4 nota, dikelompokkan per pelanggan, dan tombol Terima bayar
Dari Buku Utang, Anda bisa melihat nota dan sisa utang setiap pelanggan.

Kirim rincian nota dan pesan tagihan

  1. Catat nomor nota dan sisa utang dari Buku Utang.
  2. Buka transaksi dengan nomor nota tersebut di tab Transaksi.
  3. Ketuk Kirim ke WhatsApp bila nomor pelanggan tersimpan. Bisa juga Bagikan Struk (Gambar) atau Bagikan Struk (PDF), lalu pilih WhatsApp. Struk ini menjadi rincian barang dan total nota.
  4. Di percakapan yang sama, kirim pesan tagihan memakai salah satu contoh di atas, lengkap dengan sisa utang dari Buku Utang.

Setelah pelanggan membayar

Catat pembayarannya di Buku Utang: cari nama pelanggan, ketuk Terima bayar, lalu isi jumlahnya. Bisa juga dari detail transaksi lewat Terima Pembayaran Piutang. Sisa utang dan riwayat pembayaran per nota langsung diperbarui.

Kalau pelanggan membayar lewat QRIS atau transfer, pastikan uangnya sudah masuk ke rekening atau QRIS toko sebelum dicatat. KasirPOS hanya mencatat, tidak memproses pembayaran. Tips mencocokkannya ada di artikel pencatatan pembayaran QRIS.

Setelah dicatat, kirim konfirmasi seperti contoh nomor 6 untuk cicilan, atau contoh nomor 8 bila sudah lunas.

Kalau pelanggan tidak membalas

Pesan yang dibaca tapi tidak dibalas memang menjengkelkan. Tetap tenang dan ikuti urutan yang wajar:

  1. Tunggu dua sampai tiga hari, lalu kirim satu pengingat lagi dengan nada yang sama ramahnya.
  2. Kalau tetap tidak ada kabar, ajak bicara langsung saat pelanggan mampir, di tempat yang tidak didengar pembeli lain.
  3. Tawarkan cicilan dengan jumlah kecil. Sedikit demi sedikit lebih baik daripada tidak sama sekali.
  4. Kirim pengingat terakhir seperti contoh nomor 7, dan hentikan kasbon baru sampai ada pembayaran.

Ke depan, cegah masalah yang sama dengan aturan kasbon yang jelas: batas maksimal, jatuh tempo, dan siapa yang boleh memberi kasbon. Panduannya ada di artikel cara mencatat utang pelanggan.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Bagaimana kata-kata menagih utang yang sopan lewat WA?

Mulai dengan salam dan nama pelanggan, sebutkan nomor nota, tanggal, dan sisa utang dengan jelas, lalu tanyakan kapan bisa dibayar atau tawarkan cicilan. Tutup dengan terima kasih. Hindari kata yang menyalahkan atau mengancam, dan kirim lewat pesan pribadi, bukan di grup.

Jam berapa sebaiknya menagih utang lewat WhatsApp?

Pagi menjelang siang atau sore hari biasanya waktu yang wajar untuk menagih. Hindari larut malam, subuh, dan jam istirahat. Kalau Anda tahu jadwal gajian pelanggan, kirim pengingat menjelang tanggal itu agar mereka sempat menyisihkan uang untuk membayar.

Bolehkah menagih utang di grup WhatsApp?

Sebaiknya tidak. Menyebut utang seseorang di grup, status, atau media sosial bisa mempermalukan pelanggan dan merusak hubungan dengan warung Anda. Tagih lewat pesan pribadi, dengan rincian yang jelas dan nada yang sopan.

Bagaimana mengirim rincian utang pelanggan dari iPhone?

Catat kasbon di aplikasi kasir yang punya buku utang, supaya sisa utang selalu terhitung. Di KasirPOS untuk iPhone dan iPad, buka Lainnya › Buku Utang Pelanggan untuk melihat nota dan sisa setiap pelanggan, lalu kirim rinciannya ke WhatsApp pelanggan bersama pesan tagihan yang sopan.

KasirPOS untuk iPhone dan iPad

Catat penjualan, stok, dan utang pelanggan dari HP atau iPad. Semua fitur gratis, tanpa iklan, tanpa daftar akun, dan tetap jalan tanpa internet.

Download di App Store